pengembangan motorik anak usia dini melalui media puzzle

Pengembangan Motorik Anak Usia Dini Melalui Media Puzzle

Penyelenggaraan pendidikan sejak dini mampu meningkatkan kualitas kehidupan bangsa di masa mendatang. Satuan pendidikan anak usia dini di Indonesia adalah (0-6 tahun) dikatagorikan sebagai PAUD. Metode pembelajaran yang ditetapkan untuk anak usia dini adalah metode belajar melalui bermain, karena dalam bermain anak dapat mengekplorasikan dan mengekspresikan kemampuan yang dimilikinya. Kemampuan yang dimiliki oleh anak seperti kemampuan fisik motorik, dimana perkembangan fisik (motorik) merupakan proses tumbuh kembang kemampuan gerak seorang anak. Setiap gerakan yang dilakukan peserta didik  merupakan hasil kegiatan yang kompleks dari berbagai bagian dan sistem dalam tubuh yang dikontrol oleh otak. Perkembangan fisik (motorik) meliputi perkembangan motorik kasar dan motorik halus.

Dalam penelitian ini difokuskan pada anak usia 3,5 – 5,5 tahun, disebutkan dalam undang-undang nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab I, Pasal 1, Ayat 14, dinyatakan bahwa “Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut”. Sehingga dalam hal ini, upaya pengembangan motorik anak usia dini adalah melalui media permainan membangun atau biasanya disebut dengan media puzzle.

Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan 3 cara, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknis analisis data dengan menggunakan cara yaitu, reduksi data, display data dan verifikasi data atau pengambilan kesimpulan tentang perilaku anak usia dini dalam bermain media puzzle, perkembangan motorik pada anak usia dini serta bermain media puzzle untuk mengembangkan motorik pada anak usia dini. Dari hasil penelitian yang peneliti lakukan adalah pengembangan motorik anak usia dini melalui media puzzle adalah difokuskan pada peserta didik kelompok besar usia 3,5-5,5 berjumlah 15 peserta didik.

Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan jenis-jenis media puzzle yang terdapat di Pos PAUD Melati Bangsa Tasikmadu Malang dan mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran media puzzle dalam mengembangkan motorik anak usia dini di Pos PAUD Melati Bangsa Tasikmadu Malang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka ada beberapa saran antara lain:

(1) Jenis media puzzle yang digunakan untuk anak usia dini sebaiknya 1-5 potongan gambar dan 5-12 potongan gambar, karena disesuaikan dengan karakteristik, minat serta kebutuhan peserta didik

(2) Dalam pelaksanaan pembelajaran media puzzle terutama dalam pemilihan gambar untuk pembelajaran media puzzle, sebaiknya pamong memilih gambar harus lebih menarik agar peserta didik di Pos PAUD lebih suka dan berminat untuk tetap datang serta mengikuti kegiatan pembelajaran.

Dalam pelaksanaan pembelajaran media tersebut pamong harus memberikan pengawasan terhadap kemampuan perkembangan anak dan selalu memberikan motivasi kepada anak didik agar peserta didik  selalu termotivasi untuk melakukan sesuatu dalam mengerjakaan media yang diberikan oleh pamong tersebut dengan senang.

 

Sumber : karya-ilmiah.um.ac.id