Edukasi Penyakit Campak Pada Bayi

Edukasi penyakit campak umumnya sudah diketahui oleh banyak orang karena sebagian besar sudah pernah mengalaminya. Pada dasarnya penyakit campak disebabkan oleh virus paramik atau virus campak yang bisa timbul terhadap orang yang tidak mendapatkan imunisasi. Oleh karena itu kebanyakan yang mengalaminya adalah bayi dan ada juga sebagian para remaja yang memang sama sekali belum pernah mendapatkan imunisasi kedua.

 

Seperti yang kita ketahui edukasi penyakit campak merupakan penyakit infeksi kulit yang mudah sekali menular. Biasanya sebelumnya penderita campak akan mengalami gejala mual dalam waktu 1 hingga 2 minggu setelah terinfeksi. Setelah itu suhu tubuh juga akan naik disertai dengan demam yang tinggi, nyeri tenggorokan, hidung tersumbat, batuk-batuk dan nyeri sendi di beberapa bagian tubuh. Setelahnya muncul bintik di kulit yang berwarna kemerahan yang lama kelamaan akan terasa gatal dan semakin banyak.

 

Untuk mengobati penyakit ini memang tidak ada obat khusus untuk penderitanya. Yang terpenting adalah biarkan pasiennya beristirahat total dan berikan asupan makanan yang bergizi dan tidak mengandung banyak minyak atau lemak di dalamnya. Untuk obat penurun demamnya anda bisa memberinya asetaminofen dan antibiotik untuk mencegah adanya bakteri lainnya yang menyebar.  Jika anda tidak mau mengalami hal ini maka anda harus bisa melakukan pencegahan.

 

Pencegahan yang paling utama yang bisa anda lakukan adalah dengan menggunakan vaksin campak. Vaksin biasanya diberikan dalam bentuk kombinasi yang nantinya disuntikan ke bagian otot paha atau lengan atas bayi anda. Untuk bayi yang berumur di atas 9 bulan maka vaksin yang diberikannya juga hanya berupa vaksin campak saja tidak dikombinasikan seperti sebelumnya. Setelah mengetahui edukasi penyakit campak ini sudahkan anda memberikan vaksin pada bayi anda?